Ini ku dapat dari kultum tarawih yang disampaikan penceramahnya. awalnya penceramah itu hanya menanyakan tentang rukun-rukun dalam agama Islam apa saja, dikatakan olehnya bahwa rukun-rukun dalam agama itu ada 3, rukun iman, rukun islam dan rukun ihsan.

Kemudian ditanyakan kembali kepada para jamaah tarawih ada berapa masing-masing rukun tersebut? Tentu saja ini pertanyaan sederhana dan dengan mudahnya jamaah menjawabnya.

Ditanyakan ada berapa rukun iman? Maka dijawab ada 6 rukun, dan tentunya ini mudah dan pastinya sebagian besar menjawabnya benar.

Kemudian ditanyakan ada berapa rukun islam? Maka dijawab ada 5 rukun, dan semua terjawab oleh para jamaah. Dilanjutkan dengan pertanyaan ada berapa rukun ihsan? Dijawab dengan cepat juga pleh salah satu jamaah ada 1 rukun, dan memang begitulah jawabannya.

Setelah itu penceramah tersebut melanjutkan ceramahnya, hanya saja tidak dengan menjelaskan secara rinci masing-masing rukun, mungkin karena waktu yang terbatas. Bahkan cara ceramahnya banyak candanya daripada seriusnya.

Setelah itu dia menanyakan kembali kepada para jamaah tadi, berapa jumlah rukun kesemuanya, dia memulai menghitung, rukun iman ada 6 ditambah rukun islam ada 5 ditambah rukun ihsan ada 1 maka hasilnya adalah ada 12 rukun dalam Islam dan kesemuanya harus diikuti dan ditaati sebagai konsekwensi bahwa ia adalah seorang Muslim.

Oleh karena itulah dia katakan sambil bercanda kenapa kalau orang yang tidak mengimani ke 12 rukun tersebut maka ia mendapat celaka 12 tidak lebih tidak kurang, “Itulah sebabnya kalau celaka 12 bagi yang meninggalkan kesemua rukun dalam agama Islam tersebut” sambil tertawa ia menjelaskan itu.

Aku yang sedari tadi mengaaacuhkan ceramahnya, tiba-tiba aku pun mendongakkan kepalaku melihat penceramah tersebut. Dan memang benar adanya seperti itu jika dilihat secara lahiriah dari rukun-rukun dalam agama Islam.

Entahlah siapa yang mencetuskan istilah celaka 12 tersebut yang pasti kalimat itu telah masyhur di antara kita bahwa jika seseorang dikatakan celaka yang sangat maka cukup dikatakan sebagai orang yang cilaka 12.. hehe… jadi bisa tersenyum malam ini karena mendengar penjelasan dari ceramah tadi.

Atau ada yang bisa menjelaskan dari sisi yang lain??

One response »

  1. ikhwan mengatakan:

    Blog ini saya temukan hasil searching “cilaka 12”. abis penasaran asal istilah tsb. Saya sendiri punya teori begini.

    Ada permainan kartu yg namanya cap sha. Kl ga salah. Setiap pemain dapat 13 kartu, siapa yg habis duluan menang, yg sisa paling banyak paling kalah. Uniknya kartu turun pertama haruslah 3 wajik. Cilaka dua belas adalah kita punya 3 wajik, dapat turun pertama. Tp setelah itu tidak ada kesempatan lagi. Jd saat org lain menang, kartu kita masih 12. Itu masih banyak sekali, dan karna biasa untuk judi, itu berarti uang yg juga banyak sekali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s