aku masih terdiam di depan pintu masjid ini, ketika lewat rombongan motor polisi dengan sirinenya yang meraung-raung diikuti serombongan kendaraan di belakangnya entah siapa mereka, sepertinya orang penting atau orang yang punya kedudukan sehingga mereka merasa istimewa dan seakan harus didahulukan dari rombongan pejalan lainnya.

Biarlah itu adalah hak mereka, meski terkadang merasa terzhalimi dengan mereka karena harus berhenti atau menyingkir dari badan jalan demi lewatnya mereka sedangkan kebutuhan jalan itu adalah untuk semua.

kembali kepada masing-masing orang, setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan, kelebihan harta dunia, kelebihan fisik, kelebihan kedudukan (tingginya kedudukan dalam pemerintahan), semua itu bisa mengalahkan kedudukan mereka yang lebih rendah dari mereka.

Tapi semua itu adalah kedudukan manusia di dunia, di hadapan manusia, tentunya tidak demikian kedudukan mereka di hadapan Allah Ta’ala, yang semua berdasar ketaqwaannya. apakah itu pemimpin negeri, pengajar, ataukah orang miskin harta dunia, sama saja di hadapan Allah Ta’ala. yang banyak amal shalihnya akan mulia dan yang banyak amal jeleknya akan terhina.

Wallahu musta’an. nas’alullah as salamah wal aafiyyah.

Jum’at, 27 Januari 2012. 13.30 wib. Masjid Al Muhajirin Jaka Permai Bekasi.

One response »

  1. sayakhansa mengatakan:

    Reblogged this on sayakhansa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s