Mungkin kita kadang bertanya bahwa apakah ini takdir?

Padahal sebenarnya kita sedang diuji dengan cobaan yang sekadar dengan kadar iman kita.

Mungkin pernah kita akan mengatakan kapan doaku terkabul?

Padahal dalam berdoa terdapat syarat dan hal-hal lain yang menyebabkan terkabulnya doa dan tanpa sadar itu terlewat saat kita berdoa, makanan kita, pakaian kita, tingkah laku kita apakah sudah sudah kita sucikan, bukan bermaksud sok suci, tapi saat berdoa itu apakah kita sudah terlepas dari hal-hal yang menyebabkan tidak terkabulnya doa kita?

Terkadang kita merasa lama sekali doa kita terkabul, padahal tanpa kita sadari Allah telah memberikan nikmat yang lebih banyak dari sekedar yang kita minta dalam doa kita, mungkin esok atau lusa atau mungkin doa kita akan terbalas sebagai amal shalih sehingga akan dibalas di yaumil hisab kelak? Wallahu a’lam.

Bahkan saat doa kita terkabul pun nikmat yang selain itu juga Allah tidak mencabutnya, apakah kita tidak mau bersyukur setelah itu? Tidak senantiasa nikmat itu berupa kesenangan, terkadang ujian diberikan berupa kesedihan dan sakit kepada kita untuk menguji kadar iman kita.

Suami/istri, anak, dan harta kita hakikatnya adalah ujian keimanan kita, maka istiqamahlah…

By: heane

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s