Beberapa hari ini nomor itu tidak bisa aku hubungi “Nomor yang Anda hubungi sedang tidak aktif atau berada di luar servis area. Silakan hubungi beberapa saat lagi.” Berulangkali tetap saja seperti itu jawabannya tiap kali mencoba menghubungi, maksudnya aku ingin tahu kabar, tidak lebih karena selebihnya adalah kangen🙂

Mungkin yang kulakukan salah menurutnya, tapi aku tidak tahu kalau itu salah. Mungkin dia ganti nomor karena merasa terganggu oleh miss call ku atau sms-sms ku. Mungkin suaminya cemburu tidak suka ada sms dari orang asing. Mungkin, mungkin, dan banyak kemungkinan dan aku mencoba husnuzhan terhadapnya.

Memang jauh berbeda antara kita sebelum menikah dan setelah menikah. Berulangkali kukatakan pula kepadanya, sangat jauh berbeda, dimana ada yang melindungi, ada teman bercakap-cakap ngobrol sepuasnya, ada teman berbagi, dan apalagi kalau sudah punya anak. Pokoknya dengan menikah itu ada teman tanpa batas, ada teman yang bisa kita melakukan apa saja dan yang pasti halal dan tidak akan ada yang mengusik kehidupan kita. Begitu kan idealnya?

Sebelum menikah, kita bisa saja berbicara bebas dengan siapapun, hanya kita sendiri yang akan membatasi seperti apa batas-batasnya setelah kita ilmui batas-batas syar’i bergaul meskipun terkadang kita lupa atau pura-pura lupa.
Kita bebas pergi kemanapun dengan siapapun tidak ada yang melarang, kalaupun ada yang melarang toh baginya itu orang lain, yang hanya sebatas itu melarang tidak lebih, karena selebihnya hanya teman atau sahabat.
Kita bisa sms atau telpon siapa saja yang kita mau, berbicara apa saja, kapan saja tidak masalah selama itu adalah waktu luang, tidak masalah, karena kitalah yang menentukan pembagian waktu dan proporsi waktu prioritas buat apa saja.

Setelah menikah, terkadang ada rasa kaget, ada rasa yang berbeda. Senang, sedih, dan banyak hal baru yang sangat berbeda. Kita melayani dan dilayani, kita cerita dan ada yang mendengarkan kemudia ketika kita sedih ada tempat bersandar dan memeluknya dengan erat. Dengan menikah, ada saja pembicaraan yang bahkan sebelumnya tidak terpikir untuk dibicarakan, akan tetapi ternyata terus berkelanjutan sampai waktunya tertidur dan ternyata sudah pagi lagi.

Di sisi lain, menikah itu membatasi. Dengan menikah kita terbatas dari teman-teman kita, dari orang tua kita, dan bukan terbatas secara mutlak, akan tetapi seperti itulah dan hanya yang telah menikah yang mampu mendeskripsikannya.
Bila sebelumnya kita punya teman banyak, setelah menikah teman kita adalah suami/istri dan anak-anak dan itu tak akan ada batasnya. Teman sekolah? Teman kuliah? Ah, sudah tak akan sedekat dulu lagi, waktu seolah telah habis untuk keluarga. Sms, telpon teman-teman mungkin hanya sedikit waktu buat seperti itu, selebihnya adalah waktu buat keluarga.
Sisi lainnya lagi, suami/istri kita akan cemburu kalau kita masih sering telpon atau sms dengan teman-teman kita, apalagi yang diketahui pernah dekat. Tak akan seperti dulu lagi, akan ada yang mengawasi, akan ada yang selalu melihat siapa saja yang ada di nomor kontak handphone kita, apa saja sms yang masuk ke inbox kita, siapa saja yang misscall atau histori telpon keluar masuk, walaupun tidak semuanya seperti itu, akan tetapi sebagian yang telah menikah pasti akan merasakan seperti itu.
Sampai-sampai timbul masalah kecil dalam rumsah tangga seringkali diawali dari kecurigaan terhadap sms/telpon yang masuk, apalagi waktu itu saat berduaan, wah gawat juga, padahal sms isinya biasa saja..

Akhirnya, kita tahu juga perbedaannya kan? Ada senang, ada sedih, ada banyak rasa yang mungkin tidak bisa terungkap dengan kata-kata. Ada bahagia, ada curiga, ada cemburu, yang semua itu adalah salah satu wujud kecintaan pada pasangan kita.

Dan, menikahlah jika ingin tahu bagaimana rasanya🙂

By:  heane, 28112012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s