Jika engkau ingin berguru, maka carilah guru yang cerdas dan jadilah murid generasi pertamanya. Karena dengan menjadi murid generasi pertamanya maka engkau akan diajari semuanya dari dasar sampai mahirnya, bahkan semua ilmu dan kemampuannya akan diberikan kepadamu. Berbeda dengan murid pada generasi selanjutnya, maka pengajaran sang guru pada murid pada generasi ini sudah berbeda, sedikit banyak pengajaran yang diberikan sudah diwakilkan pada murid seniornya, yaitu murid generasi pertama tadi, kalaupun sang guru mengajarkan ilmunya, hanyalah ia mengajarkan ilmu yang benar-benar sang murid senior belum menguasai sepenuhnya, itupun waktu pengajarannya tidak  semaksimal sebagaimana ia mengajari murid seniornya dahulu.

Memang tidak salah ketika kita melihat seseorang yang cerdas ia mau membagi ilmunya, namun ketika kita berguru kepadanya ternyata kita sudah menjadi murid pada generasi kedua atau seterusnya. Tidak mengapa karena pada dasarnya sama saja yang diajarkan, hanya saja perbedaannya adalah penyampaian dan pemahaman yang tidak sama antara sang guru dengan murid senior walaupun pada dasarnya inti ilmu yang diajarkan adalah sama.

Dan sang murid, jika memang ia benar-benar muridnya, maka tentu sedikit banyak akan meniru gaya dari gurunya, apakah itu gaya penyampaiannya, teknik pengajarannya maupun menukil kata-kata gurunya. Dan tentunya juga senior ini juga punya kelebihan sendiri yang tidak dimiliki oleh gurunya.

Tidak dipungkiri pula ada sebagian murid dari seorang guru pada akhirnya justru lebih cerdas dari gurunya sendiri, dalam artian murid ini lebih cerdas lebih punya kelebihan yang bisa diandalkan dan mempunyai sisi kelebihan lain yang melebihi kemampuan gurunya. Jika kita bisa menemukan seorang yang seperti ini disatukan dengan sang guru tadi, maka beruntunglah kita, apalagi ketika kita diajari oleh orang-orang cerdas semacam ini maka tentunya kemampuan dan pemahaman kita akan lebih tajam.

Buktikan sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s