Setelah Aku Mengenalmu…

Jumat mubarak, jumat yang diberkahi insya Allah, jumat yang merupakan waktu yang bisa digunakan sejenak untuk mendengarkan nasihat secara langsung dari seorang khatib, dibandingkan dengan hari-hari lainnya yang hanya dibuang begitu saja tanpa ada niat untuk mendatangi majelis ilmu yang ada –semoga Allah mudahkan setelah ini untuk mendatanginya, aamiin-

Khatibnya lumayan bagus dalam menyampaikan, menyentuh dan begitu lancar dalam menyampaikan materinya, materi yang ringan tapi sarat faidah bagi siapa saja yang mampu mengambil pelajaran dari apa yang disampaikannya.

Sebagai renungan buat kita semua, -semoga Allah ta’ala memperbaiki amal-amal kita-

Ketika khatib membaca sebuah hadits yang sangat pendek, aku bilang dalam hatiku aku pernah hafal hadits itu bahkan dengan nama sahabat dan yang meriwayatkannya sebelumnya…

Ketika khatib membaca ayat dari ayat al qur’an, aku bilang dalam hatiku aku pernah hafal bahkan satu surat itu atau sebagiannya sebelumnya…

Ketika khatib mengutip sebuah perkataan ulama, aku bilang dalam hatiku itu adalah dari kitab ini dan dulu aku pernah hafal matan kitab ini sebelumnya…

Ketika khatib membaca sebuah doa dalam khotbahnya, aku berkata dalam hatiku aku pernah hafal doa ini dan aku baca berulang-ulang setiap habis shalat sebelumnya…

Ketika khatib membaca sebuah surat dalam shalatnya dan ternyata lupa salah satu lafazhnya, kemudian dibetulkan oleh jamaah makmum lainnya, aku hanya diam, aku berkata dalam hatiku aku pernah hafal surat itu sebelumnya…

Padahal sebelumnya…

Setiap pagi sehabis shubuh, aku gunakan waktuku untuk diam sejenak memperbaiki hafalan al qur’an dan beberapa hadits pendek

Setelah itu aku gunakan waktuku sejenak untuk sedikit menulis faidah dari belajarku semalam

Setelah itu aku berangkat untuk belajar matan-matan dan syarahnya walau hanya satu jam

Kemudian aku beristirahat, dan sejenak sehabis zhuhur belajar fiqih mulai dari kitab ath thaharah dan seterusnya

Dan dulu setelah itu…

Sehabis maghrib aku duduk untuk belajar materi hadits, tafsir, dan materi tauhid sampai sehabis isya’

Kemudian aku beristirahat menghabiskan waktuku sejenak berkumpul bersama keluarga, diskusi atau sekedar obrolan ringan

Setelah itu aku sempatkan waktuku untuk sebentar muraja’ah/mengulang pelajaran yang disampaikan sehabis maghrib tadi atau menghafal sebentar hadits/ayat yang telah diajarkan

Kemudian aku tulis faidah-faidah yang sekiranya bermanfaat untuk suatu saat sebagai jawaban jikalau ada yang bertanya kepadaku

Kemudian aku sejenak menghafal sedikit ayat dari ayat-ayat al Qur’an untuk menambah hafalan al qur’anku yang memang aku belum dapat menghafal semuanya untuk kemudian esok pagi diulang hafalan itu

Tapi… itu dulu, telah lewat waktu itu –semoga Allah ta’ala memberikan yang lebih baik setelahnya-

Kalau aku ditanya sahabatku tentang masalah yang dihadapinya, aku dengan mudah –biidznillah- dapat menjawabnya, bahkan gaya menjawabku pun terkesan sebagaimana pengajarku dalam menyampaikan, itulah bukti bahwa murid itu setelah terkesan dengan gurunya maka ia akan meniru sampai pun cara dia menyampaikan

Dulu aku tidak perlu membuka buku untuk menjawab pertanyaan yang masuk kepadaku, aku andalkan ingatanku walaupun kadang tersalah atau lupa dalam menyampaikannya, tapi setidaknya itu lebih baik dari saat ini

Sekarang setelah aku mengenalmu… –semoga Allah ta’ala menjadikan kita sebagai ummat yang senantiasa istiqomah-

Semua itu hilang, semua itu terlewatkan, semua itu tidak sempat untuk melakukannya, semua itu tak berbekas dalam keseharianku

Sekarang untuk menjawab soal yang masuk kepadaku, aku diam, kalaupun ia mau menunggu maka aku sekarang hanya berguru kepada internet yang jujur kita tidak dapat mempertanggungjawabkan sepenuhnya benar tidaknya

Semua telah berubah, semua tak lagi indah… –ashlahanallahu…-

Ketika khatib tadi menyampaikan sebuah hadits, “…dua kenikmatan yang kebanyakan orang lalai (rugi) karenanya, adalah nikmat sehat dan nikmat waktu luang”. Jlebb… seperti menusuk jantungku, betapa aku telah lalai dalam waktu yang merupakan nikmat ini, dan memang kebanyakan orang tidak menganggap sebagai nikmat, karena mereka mengeluhkan waktunya, mereka membuang waktunya begitu saja dengan kesia-siaan, dan mungkin itu adalah diriku saat ini, astaghfirullah…

Waktu tidak mungkin berbalik, waktu akan terus berlalu, waktu tidak akan peduli dengan sedetik yang telah lewat sekalipun, waktu ibarat pedang yang akan setiap saat menebas diri kita kapan saja karena kita melalaikannya

Sesekali tergerak dalam sanubariku, aku ingin rihlah kepada ulama yang hanya berbicara tentang masalah ilmu, pembicaraannya adalah al qur’an, ahaadits, dan kalam ulama yang sesuai dengan pemahaman yang shahih

Tidakkah aku terburu-buru, -Qadarullahu wa maa sya’a fa’al-

Setelah ini, setelah aku mengenalmu, semoga semua berubah menjadi lebih baik –dengan izin-Nya- dan semoga semua ini menjadi ibrah untuk disampaikan kepada keluarga dan keturunanku agar menjadi pelajaran bahwa waktu itu akan berlalu dan tidak akan kembali bahkan tidak akan peduli dengan berubahnya sikap kita terhadap ilmu, karena waktu tidak bertanggung jawab, akan tetapi kitalah yang akan mempertanggungjawabkan semuanya di hadapan Rabb kita ‘Azza wa Jalla

Nas’alullah as salamah wal aafiyah..

Siang yang cerah, ditemani orang-orang berlalu lalang dengan kesibukannya masing-masing 07062013

Setelah menulis tulisan sederhana tanpa makna ini kemudian ada seorang di facebook yang juga menuliskan hampir serupa, dan bahkan  disertakan video youtube berkenaan dengan ini, yaitu nasehat seorang ulama untuk menjauhi facebook, karena facebook itu melalaikan dan menjadikan kita jahil akan ilmu agama ini.

Sayangnya saya lupa di status mana dia buat itu😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s