Detik… aku pernah ingin mengajakmu bicara
Tapi kamu diam tak berkata

Detik… aku pernah ingin sekali bercerita banyak hal kepadamu
Tapi kamu terus berlalu

Detik… aku ingin menemanimu
Tapi kamu terlalu sibuk dan tidak butuh teman lagi

Detik… andai kamu tau
Waktu kemarin itu sungguh berharga
Waktu kemarin itu sungguh menyenangkan
Waktu kemarin itu sungguh ingin mengulang kembali
Tapi detik berlalu detik tidak akan berjalan mundur

Detik… kiranya aku sadari
Diriku seharusnya selalu berjalan maju sepertimu
Tak ada istilah melangkah mundur bagaimanapun keadaannya
Detik kemarin detik ini detik selanjutnya adalah langkah optimis
Dan detik akan selalu seperti itu

Di manapun detik berada, kapanpun detik ada, dengan siapapun detik bersama
Hanya satu yang pasti, maju, maju, maju pantang mundur

Detik… kali ini kamu masih saja memberi semangat kepadaku
Demikian juga besok, lusa, dan selamanya ada detik yang optimis di sana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s